APAKAH TIK DALAM PLS DAPAT DITERIMA ATAU TIDAK OLEH WARGA BELAJAR?

 Keberterimaan Warga Belajar terhadap Produk TIK dalam Program Pendidikan Luar Sekolah

Oleh:
Putri Pertiwi
Pendidikan Luar Sekolah
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Padang



Halloo, sobat online 👋. Kembali lagi di blog aku 👩. Kali ini kita akan membahas secara singkat keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK dalam program PLS. Hmm, seperti apa yaa ? Mari simak pembahasannya di bawah ini 👇..

    Perkembangan TIK telah merambah ke seluruh aspek kehidupan termasuk bidang pendidikan. Hal ini telah merubah sistem pengelolaan pendidikan yang diterapkan sehingga harus ditunjang dengan sarana prasarana yang dibutuhkan serta keberterimaan SDM agar dapat mendayagunakan TIK tersebut secara optimal. Penerapan teknologi dan komunikasi yang menyebabkan informasi dapat diakses secara cepat, tepat, dan merata di seluruh wilayah Indonesia baik secara nasional maupun global yang dapat mengubah citra pendidikan.

    Agar pendayagunaan ICT di bidang pendidikan dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat perlu didukung oleh kebijakan nasional yang mengatur tata laksana pengelolaan dan pendayagunaan teknologi komunikasi dan informasi sehingga terus dapat ditingkatkan kualitas dan efektivitasnya sebagai salah satu upaya mencerdaskan kehidupan bangsa seperti yang kita cita-citakan bersama. 

    Dalam KBBI keberterimaan artinya hal atau keadaan berterima (dapat diterima). Jadi, keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS merupakan bentuk respon baik atau diterimanya oleh warga belajar itu sendiri terhadap penggunaan produk TIK dalam program PLS.

    Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS dipengaruhi oleh kemudahan untuk mengoperasikannya. Jika warga belajar merasakan mudah untuk memahami dan mengoperasikan TIK, maka dia akan bersedia menggunakannya dan menerima produk TIK tersebut. Jika warga belajar merasa senang dan dapat membantunya dalam penerimaan informasi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan mudah tanpa ada gangguan apapun dengan adanya bantuan atau pemanfaatan produk dari TIK ini, maka ia akan terbuka dan senang menerima dari pemanfaatan atau penggunaan produk TIK dalam program PLS. Begitu juga sebaliknya, jika hal yang terjadi berbanding terbalik dengan di atas, maka kemungkinan besar warga belajar tidak akan mudah menerima produk TIK yang digunakan dalam PLS.

   Penerapan TIK dalam program PLS diharapkan dapat melibatkan warga belajar dalam perubahan pesat dalam kehidupan yang selalu mengalami perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi. Warga belajar dapat menggunakan perangkat TIK untuk mengeksplorasi, mencari, menganalisa, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif.

Itu lah, paparan singkat mengenai keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK dalam program PLS. Terimakasih telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi blog ini. Jangan lupa beri komentar yang membangun jugaa. Sampai bertemu di blog selanjutnyaa..

 

SUMBER:

https://netri938821284.wordpress.com/2018/02/28/aspek-pengelolaan-sumberdaya-dalam-pemanfaatan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/

Anshori, S. (2017). Pemanfaatan TIK sebagai Sumber dan Media Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan PKn Dan Sosial Budaya, 3(3), 10–20. file:///C:/Users/WINDOWS 10/Downloads/Documents/61-Article Text-540-1-10-20191223.pdf

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer