PEMANFAATAN BENDA-BENDA BEKAS SEBAGAI ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) UNTUK ANAK USIA DINI
Pada
kegiatan sosialisasi ini, para guru disekolah mitra dikenalkan dengan Alat
Permainan Edukatif (APE) yang dibuat dari benda-benda bekas yang ada di sekitar
lingkungan rumah. Dalam hal ini, tim pelaksana telah menyiapkan sampel Alat
permainan Edukatif (APE) yang telah dirancang dan dibuat sebelumnya untuk
digunakan sebagai alat peraga saat melakukan kegiatan pelatihan membuat dan
menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) dari bahan-bahan yang ada di sekitar
lingkungan rumah. Alat Permainan Edukatif (APE) ini diterapkan pada anak usia
dini dengan tujuan agar anak dapat melakukan kegiatan bermain secara kreatif.
Melalui
kegiatan pendampingan ini, anak-anak usia dini dapat belajar menciptakan
permainannya sendiri secara kreatif, sehingga kecenderungan anak usia dini
terhadap permainan bernuansa digital dapat diminimalisir. Seperti halnya,
diketahui bahwa perkembangan zaman dan teknologi memberi pengaruh besar dalam
perkembangan jenis permainan untuk anak. Alat teknologi canggih seperti komputer
bukan lagi milik orang dewasa, tetapi telah menjadi barang biasa buat anak-anak
(Anneahira: 2010). Hal ini sangat berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak
karena kosakata dan peralatan canggih menjadi tidak seimbang terhadap stimulasi
aspek perkembangan anak.
Metode
bermain untuk perkembangan kecerdasan anak, menurut Moeslichatoen (2004) yaitu
bermain merupakan sebuah dunia yang penuh keragaman dan menyenangkan,
bereksperimen dengan berbagai bahan dan alat, siapapun yang terlibat akan
merasa terhibur dan senang, kebebasan dalam bertindak serta akan menjadi
kekuatan hidup. Metode pembelajaran melalui bermain memperbaiki kualitas
pendidikan lebih menekankan pada keterlibatan anak secara langsung dengan
memberi pengalaman dalam belajar melalui bermain, membuat anak aktif, dan
kreatif dalam pembelajaran sehingga diharapkan perkembangan kecerdasan dari
anak atau siswa dapat berkembang secara optimal.
Berdasarkan
hasil pengamatan terkait aktivitas siswa atau anak usia dini terhadap APE yang
terbuat dari bahan bekas di sekitar lingkungan rumah, bahwa siswa atau anak
usia dini mampu menggunakan media APE sesuai fungsinya berdasarkan instruksi
dari masingmasing guru kelompok bermain. Selain itu, hasil pengamatan yang
diperoleh bahwa anak terlihat aktif dalam bermain menggunakan APE dari bahan
bekas serta mengurangi gerakan pasif pada anak saat bermain. Selain itu,
melalui alat permainan edukatif tersebut dapat merangsang daya kreativitas anak
dalam mencipta dunia bermain yang inovatif sehingga dapat berpengaruh terhadap
perkembangan anak usia dini (Kemendiknas Dirjen Pendidikan Nonformal Dan
Informal Direktorat PAUD, 2010).
Hasil pengamatan untuk menilai keberhasilan media/Alat Permainan Edukatif (APE) yang telah dibuat untuk diterapkan pada anak usia dini, dapat dijelaskan bahwa menurut para guru di masing-masing kelompok bermain dengan menerapkan media APE dapat memberikan pembelajaran baru yang menyenangkan bagi anak, serta dapat membantu siswa/anak usia dini dalam belajar sambil bermain. Media APE juga dapat dimanfaatkan oleh para guru sebagai media pembelajaran. Selain itu, media APE juga dapat diterapkan oleh anak usia dini sesuai cara penggunaannya.
Sebagai contoh pembuatan salah satu bentuk APE untuk siswa atau anak usia dini adalah :
Kubus Pintar
Alat : gunting, penggaris, cutter, lem
rajawali, lakban, isolasi.
Bahan
: kardus bekas, kalender bekas, print out gambar beranekaragam mahluk hidup,
kertas asturo.
Cara Pembuatan :
1. Buat 6 buah jaring-jaring kubus dari
kardus bekas dengan ukuran panjang sisi 20 cm.
2. Rekatkan
jaring-jaring kubus dengan lakban sehingga membentuk kubus.
3. Bungkus masing-masing kubus dengan kalender bekas.
4. Rekatkan
kertas asturo sebagai dasaran pada sisi kubus yang sudah ditentukan.
5. Rekatkan pula gambar-gambar yang sudah disiapkan di atas kertas asturo tadi pada sisi kubus yang sudah ditentukan (lakukan hingga semua gambar menempel dan memenuhi sisi-sisi kubus).
Referensi
:
Arsana,
Wayan, dkk. 2019. “Pemanfaatan
Benda-Benda Bekas Sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) untuk Anak Usia Dini”. ABDIPAMAS (Jurnal
Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 3, No. 1 dalam http://ejurnal.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/J-ABDIPAMAS
(diakses pada 16 Desember 2020).
Komentar
Posting Komentar